Skip to content

Pesan dari ust Multazam dari Mekkah Tentang Virus Mers yang Katanya Menyebar dari Unta

Mei 12, 2014

 

virus mers

 

Assalamualaikum Warahmatullah Wabarakatuh..

Virus Mers ditujukan kepada Umat islam diseluruh penjuru
dunia & yang berada di Indonesia pada khususnya yang
mau Umrah atau Haji..

Mengenai isu (fitnah) virus mers yang katanya dari onta,
itu sangat bertentangan dengan Al-Qur’an yang dengan
jelas memberi tuntunan kepada kita.

ﺇﻥ ﺟﺎﺀﻛﻢ ﻓﺎﺳﻖ ﺑﻨﺒﺄ ﻓﺘﺒﻴﻨﻮﺍ

( jika datang kepada kalian orang fasik dgn membawa
berita, maka memperjelaslah kalian (duduk permasalahan
berita tadi).

Artinya, ” kita jangan mudah percaya”.

Onta adalah makhluq ALLAH ta’ala yang langka, yang bisa
bertahan hidup dibawah terik matahari ditengah gurun
sahara walau sengatan sinar matahari itu sampe diatas 50
Dc & bisa berjalan 70mil tanpa berhenti juga bisa bertahan
tidak makan dan minum slama 3 hari 3 malam, Hewan ini
pernah dikendarai Nabi Muhammad shallallahu ‘alayhi
wasallam. Onta diabadikan dalam Alquran, Firman ALLAH
ta’ala.

ﺃﻓﻼ ﻳﻨﻈﺮﻭﻥ ﺇﻟﻰ ﺍﻹﺑﻞ ﻛﻴﻒ ﺧﻠﻘﺖ ..

(Tidakkah mereka memeperhatikan bagaimana unta itu
diciptakan ..??).

Jika Virus Mers memang berasal dari onta bagaimana
dengan penggembala onta yang setiap saat hidup
bersamanya ??

Kenapa bukan penggembala itu yg pertama kali kena ??

Isu ini bukan penanggulangan Virus, tetapi penggalangan
dana yang sasarannya adalah jamaah umrah dan haji
sebagaimana suntik miningitis…

Kemana dananya ??

Bagaimana dengan mereka yang ibadah umrah & Haji tanpa
disuntik miningitis ??

Matikah mereka ??

Atau sakitkah ??

ﻟﻌﻨﺔ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻰ ﺍﻟﻜﻔﺎﺭ ﺍﻟﺬﻳﻦ ﻳﺤﺎﺭﺑﻮﻥ ﺍﻹﺳﻼﻡ . ﻭﺍﻟﻤﺴﻠﻤﻴﻦ ﺑﺄﻓﻮﺍﻫﻬﻢ

Dilarang bagi semua muslim meyakini, membaca dan
menyebarkan fitnah Virus Mers
Harap kerjasamanya kepada seluruh umat islam
menyebarkan berita ini sebagai bentuk perlawanan kita
kepada mereka yang jelas-jelas memerangi umat islam…

Semoga ALLAH ta’ala membalas niat kita dengan ridha &
ampunan.

Aamiin..

 

 

Bagaimana Virus MERS Menular?

 

virus-mers-_140510005724-389

SERAMBINEWS.COM, Indonesia termasuk negara yang paling rentan terjangkit Sindrom Pernapasan Timur Tengah (MERS). Penyakit yang pertama kali ditemukan di Arab Saudi pada tahun 2012 ini sejauh ini sudah menginfeksi 495 orang di 12 negara dan lebih dari 100 orang meninggal dunia.MERS memang rentan menyebar di Indonesia mengingat sekitar 5.000 orang Indonesia pergi umrah ke Arab Saudi setiap hari.

Jumlah itu diperkirakan naik signifikan pada musim libur sekolah dan Ramadhan.MERS (Middle East respiratory syndrome) disebabkan oleh virus yang disebut korona virus, yang masih satu kelompok dengan virus SARS.

Gejala penyakit ini mirip dengan flu, yakni demam, batuk, dan sesak napas. Namun, virus ini akan menyerang hebat jika menginfeksi saluran pernapasan.

Meski penularan virus korona terjadi antarmanusia, menurut Health Protection Agency, penularannya sangat terbatas. Jika penularannya mudah, tentu jumlah kasusnya akan lebih besar lagi.

“Jika si A terinfeksi, ia bisa menularkan MERS kepada si B, tetapi si B tidak bisa dengan mudah menularkannya ke orang lain, misalnya ke C. Ini disebut juga dengan penularan tertiary,” kata Dr Michael Osterholm dari Pusat Penelitian Penyakit Menular Universitas Minnesota.

Penularan bisa terjadi pada orang-orang yang berada dalam kontak dekat. Misalnya saja dari pasien ke petugas kesehatan. Inkubasi penyakit ini berlangsung kira-kira 7 hari.

MERS-COV-DOH-Advisory

Walaupun demikian, petugas kesehatan yang menangani pasien MERS harus mendapatkan perlindungan yang maksimal. Pasien harus berada di ruang isolasi dan seluruh petugas kesehatan wajib menggunakan pakaian khusus.

Menurut WHO, virus korona termasuk rapuh karena ia hanya bisa bertahan di luar tubuh selama 24 jam. Virus ini juga gampang dibunuh dengan sabun antibakteri.Oleh karena itu, selalu cuci tangan dengan sabun saat berada di ruang terbuka dan gunakan masker untuk menghindari percikan ludah.

One Comment leave one →
  1. Muhammad Jovan Isfansyah permalink
    Mei 15, 2014 4:54 am

    Assalamu’ailakums semoga allah memberikan rahmat-Nya kepada kita semua, ana mau ikut sumbang suara aja, tulisan di atas seolah-olah ingin menggambarkan bahwa onta tidak mungkin sakit dan bisa menyebarkan virus padahal ini bertentangan dengan sunatullah yang telah ditentukan bahwa semua makhluk hidup bisa sakit. Ana rasa kalaupun sumber penyakit MERS dari onta itu bukan sesuatu yang bisa membuat kita galau, dan Allah berjanji semua penyakit pasti ada obatnya. Wallahu’alam Jazakumullah.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: