Skip to content

SEPUCUK SURAT DARI TKI MUSLIM DI NEGERI NON MUSLIM, KETIKA AQIDAH JADI TARUHAN

Februari 26, 2014

taipei

Asalammualaikum wr.wb
Salam pagi indonesia, ijinkan saya utk kesekaian kalinya membahas masalah TKI khususnya yg di negara non muslim.
Karna saya termasuk didalamnya, dan tau persis bagaimana kehidupan para TKI itu sebenarnya, meskipun tak semuanya, tp ini fakta, saya ingin sedikit membongkar suara hati yg lama terbungkam.

Hidup dinegara non muslim yg mayoritas penduduknya mengkonsumsi babi, tentu saja hal ini jd kendala yg serius bg para TKI yg mayoritas beragama Muslim, dimana islam mengharamkan memakan babi. Baru saja saya membaca berita yg disiarkan oleh media yg bekerja sama dg pemerintah indonesi_Taiwan, meski itu berita lama, tp kasus tsb pun sebenarnya sampai sekarang masih ada, dan akan terus ada bila pemerintah Indonesia sendiri kurang memperhatikan nasib para TKI nya. Baca beritanya disini
http://blog.rti.org.tw/blog/indonesian/archives/1207

Karna saya juga termasuk dr TKI itu sendiri, jd saya tau persis, karna saya termasuk didalamnya, jika di runtut pemerintah Taiwan sdh cukup baik dlm permasalahan menyangkut perlindungan pekerja asing, menurut saya cukup bagus, Tp……
Dari pemerintah Indonesia sendirilah yg justru masih minim dan “putih abu abu”
Kenapa saya sbt demikian, ya karna pemerintah Indonesia kan kebanyakan muslim, harusnya lebih tau donk, hukumnya memakan daging BABI, satu lagi yg seprtinya ga ada yg protes, HUKUM MENGKONSUMSI DAGING YG DISEMBELIH KAUM MAJUSI, kenapa hal yg sangat penting ini sepertinya disamarkan dan kurang sosialisasinya.

Saya menulis ini semoga bs jd perhatian bg para aparat dan jajaran yg terkait #KDEI_Taipei #BNP2TKI #PJTKI PARA_AGENSI dan #seluruh_organisasi2_muslim_yg_ada_diLuar_negeri.

Bahwa islam mengHARAMkan mengkonsumsi makanan yg mengandung unsur BABI, islam jg mengHARAMkan mengkonsumsi daging sembelihan kaum majusi (baik itu ayam,kambing sapi dsb.), tolong perhatian dan bantuannya untuk mensosialisasikan hal tsb kepada para TKI baik yg sdh di Luar negri, maupun yg masih proses di Indonesia. Jgn malah menjdikn hal tsb menjadi “putih abu abu”

Ketika pemerintah taiwan sudah berusaha dg segala peraturan dan undang2 nya, kpd warganya yg ketahuan memaksa pekerjanya utk mengkonsumsi daging babi, tp pemerintah kita malah menyamarkannya. Dg dalih, ” ya udahlah, gak papa kalaw terpaksa, ” sungguh statemen yg sanagt menyakitkan.
Kami para TKI, pun ingin bekerja dg tenang, kami pun ingin bs beribadah dan menjaga ketaatan kami thd agama kami,

Rupanya ketidak tahuan Para TKI inilah yg menjadi sebab utama, dg berbagai tekanan dan ketakutan menyebabkan pelanggaran terhadap agama, ya, aqidah kami jd “taruhan”.
Bila pemerintah peka dan punya hati harus nya sosialisasi dini sudah dilakukan, saat msih di BLK, pemerintah wajib memberi arahan dan pendidikan agama terutama bg kami TKI muslim, ttg bagai mana cara hidup di negara non muslim dg tetap menjaga ketaatan beragama, pendidikan ttg makanan halal haram, serta perberitahuan ttg jenis produk yg bs dikonsumsi serta alternatif lain. dg mensosialisasikan secara dini, para TKI yg hendak keluar negeri akan lebih hati2 dlm memilih dan menolak makan yg di berikan oleh majikannya.

Lalu pemerintah jg wajib mensosialisasikan hal tsb kpd pemerintah Taiwan agar mensosialisasikan pula hal ini kpd warga nya, atau dg menambahkan ke dalam perjanjian kontrak kerja bahwa “kami umat mulslim bukan hanya tidak makan babi, tp kami jg tidk mengkonsumsi daging sembelihan kaum majusi, atau kami mau mengkonsumsi klw kami sendiri yg menyembelih. ” jd dg demikian tidk akan ada lagi agama di pertaruhkan, bila masih ada TKI yg mengkonsumsi karna memang kemauannya sendiri, anda para aparat yg terhormat, tdk akan menanggung dosanya nanti dihadapan Allah.

Wahai para pejabat negri, jangan lagi kau ucap “tak apa apa lah klw sedikit boleh” sungguh itu menyakitkan hati kami,
Jangan hanya kau sibuk urusi uang kami, tp bantu kami untuk urusan pertanggung kami terhadap Tuhan kami.
Kita semua ingin hidup selamat dunia aherat.
Wahai pejabat negri, dengarlah kata hati kami, kami menunggu uluran tanganmu
Jangan sampai ada lagi TKI baru, mendapat perlakuan yg sama dg kami
Wahai pejabat negeri, bila ada sesuap daging babi yg masuk kemulut kami, karna terpaksa, kalian pun akan menanggung dosanya.
Tindak tegas para PJTKI dan Agensi, yg tidak menyediakan pendidikan agama buat kami sblm berangkat keluar negri,
Wahai pejabat negri, kami ingin selamat sejahtera, kamipun ingin anda selamat sejahtera pula.

Ttd. Seruni jingga

No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: