Skip to content

CARA UNTUK MENDAPATKAN KESELAMATAN

November 4, 2013

 

995228_389435661189031_14597976_n


ISLAM Bersatu Muallaf Berseru-URAIAN BERIKUT ADALAH CARA MENDAPATKAN KESELAMATAN MENURUT ABRAHAM, MENURUT YESUS, MENURUT PAULUS DAN MENURUT AJARAN ISLAM

—————
KESELAMATAN MENURUT ABRAHAM
———————

KITA SIMAK DIALOG ABRAHAM AS DENGAN PENGHUNI NERAKA. PERHATIKAN PESAN ABRAHAM AGAR MANUSIA MENGINGAT KESAKSIAN PARA NABI AGAR SELAMAT.

ABRAHAM SAMA SEKALI TIDAK PERNAH MENGINGATKAN MANUSIA AGAR MENYEMBAH YESUS ATAUPUN MENGAKUHI PENGORBANAN YESUS

Lukas 16

(27) Kata orang itu: Kalau demikian, aku minta kepadamu, bapa, supaya engkau menyuruh dia ke rumah ayahku,

(28) sebab masih ada lima orang saudaraku, supaya ia memperingati mereka dengan sungguh-sungguh, agar mereka jangan masuk kelak ke dalam tempat penderitaan ini.

(29) Tetapi kata Abraham: Ada pada mereka kesaksian Musa dan para nabi; baiklah mereka mendengarkan kesaksian itu.

SELANJUTNYA ABRAHAM AS BERKATA, JIKA MANUSIA TIDAK MENGIKUTI KESAKSIAN/ PENGAJARAN MUSA AS DAN PARA NABI, MEREKA PUN TIDAK AKAN DAPAT DI YAKINKAN SEKALIPUN MANUSIA YANG MATI DIBANGKITKAN KEMBALI

Lukas 16

16:31 Kata Abraham kepadanya: Jika mereka tidak mendengarkan kesaksian Musa dan para nabi, mereka tidak juga akan mau diyakinkan, sekalipun oleh seorang yang bangkit dari antara orang mati.”

INTINYA AGAR MANUSIA SELAMAT HARUS LAH MANUSIA TERSEBUT MEMPERHATIKAN KESAKSIAN MUSA AS DAN PARA NABI

BUKAN DENGAN BERMIMPI MENGHARAPKAN PENEBUSAN DOSA DENGAN CARA MEMPERCAYAI IDE PENGORBANAN TUHAN UNTUK MENEBUS DOSA MANUSIA

ABRAHAM BAHKAN TIDAK MENGENAL YESUS, BAHKAN TIDAK MENYEBUT-NYEBUT NAMA NYA

—————-
KESELAMATAN MENURUT YESUS
———————

YESUS JUGA SUDAH BANYAK BERPESAN, AGAR MANUSIA HANYA TAKUT KEPADA ALLAH, KARENA TIDAK ADA TUHAN SELAIN ALLAH

Markus 12:28-29

“Lalu seorang ahli Taurat, yang mendengar Yesus dan orang-orang Saduki bersoal menjawab dan tahu, bahwa Yesus memberi jawab yang tepat kepada mereka itu, datang kepada-Nya dan bertanya: “Hukum apakah yang paling utama?” Jawab Yesus : “Hukum yang terutama ialah : Dengarlah, hai orang Israel, Tuhan Allah kita, Tuhan itu esa.”

Lukas 12

(5) Aku akan menunjukkan kepada kamu siapakah yang harus kamu takuti. Takutilah Dia, yang setelah membunuh, mempunyai kuasa untuk melemparkan orang ke dalam neraka. Sesungguhnya Aku berkata kepadamu, takutilah Dia!

—————
YESUS JUGA BERPESAN AGAR PENGIKUTNYA BERUSAHA UNTUK BISA SELAMAT DENGAN CARA BERUSAHA UNTUK MEMILIKI KEHIDUPAN KEAGAMAAN YANG LEBIH BAIK DARI AHLI TAURAT DAN FARISI

BUKAN SEKEDAR MERASA SUDAH LEBIH BAIK

ARTINYA BILA AHLI TAURAT DAN FARISI BANYAK MELAKSANAKAN IBADAH PERINTAH ALLAH, MAKA PENGIKUT YESUS HARUS MELAKSANAKAN IBADAH YANG LEBIH BAIK DAN LEBIH BANYAK LAGI

BILA AHLI TAURAT DAN FARISI TELAH SOMBONG DENGAN BANYAKNYA IBADAH YANG MEREKA LAKUKAN, MAKA PENGIKUT YESUS HARUS LAH TETAP RENDAH HATI WALAUPUN SUDAH MELAKSANAKAN IBADAH YANG LEBIH BAIK DAN LEBIH BANYAK
———————

Lukas 13

(23) Dan ada seorang yang berkata kepada-Nya: “Tuhan, sedikit sajakah orang yang diselamatkan?”

(24) Jawab Yesus kepada orang-orang di situ: “Berjuanglah untuk masuk melalui pintu yang sesak itu! Sebab Aku berkata kepadamu: Banyak orang akan berusaha untuk masuk, tetapi tidak akan dapat.

Matius 5

(20) Maka Aku berkata kepadamu: Jika hidup keagamaanmu tidak lebih benar dari pada hidup keagamaan ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, sesungguhnya kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga.

——

JADI, APAKAH BENAR KRISTEN TELAH MENGIKUTI AJARAN YESUS ?

YANG KITA LIHAT MALAH KEBALIKANNYA, SANGAT KONTRAS DAN MENYOLOK. ORANG-ORANG KRISTEN BAHKAN SANGAT SOMBONG, MERASA ANAK-ANAK TUHAN DAN MERASA YAKIN PASTI MASUK SURGA, MENGGUNAKAN TITEL R I P ( REST IN PEACE ) SEGALA PADA SAAT KEMATIANNYA.

SEMENTARA KEHIDUPAN KEAGAMAAN DAN IBADAHNYA BAHKAN JAUH LEBIH BURUK DARI PADA AHLI TAURAT DAN ORANG-ORANG FARISI.

BAHKAN IBLIS TELAH MENIPU MEREKA DENGAN MENGATAKAN, “BILA IBADAH DAN AMAL BAIK ITU BISA MENGHAPUSKAN DOSA-DOSA MANUSIA, LALU DIMANA OTORITAS TUHAN ?”

—————
KESELAMATAN MENURUT PAULUS
—————

PAULUS DENGAN AJARAN NYA, KRISTEN MENJANJIKAN PENEBUSAN DOSA MANUSIA DENGAN CARA MENYIKSA DAN MENGHINAKAN TUHAN

Galatia 3

(13) Kristus telah menebus kita dari kutuk hukum Taurat dengan jalan menjadi kutuk karena kita, sebab ada tertulis: “Terkutuklah orang yang digantung pada kayu salib!”

DAN MENJADIKAN TUHAN NYA (YESUS) SEBAGAI KORBAN YANG HARUM UNTUK TUHAN YANG SEBENARNYA ?

Efesus 5

(2) dan hiduplah di dalam kasih, sebagaimana Kristus Yesus juga telah mengasihi kamu dan telah menyerahkan diri-Nya untuk kita sebagai persembahan dan korban yang harum bagi Allah.

—————
KESELAMATAN MENURUT AJARAN ISLAM
—————

PESAN ALLAH KEPADA NABI ADAM AS DAN SELURUH KETURUNAN NYA, AGAR MENGIKUTI SETIAP PETUNJUK YANG AKAN DITURUNKAN OLEH ALLAH MELALUI PARA UTUSAN NYA, PARA NABI DAN RASUL

QS. 2:38

قُلْنَا اهْبِطُوا مِنْهَا جَمِيعًا ۖ فَإِمَّا يَأْتِيَنَّكُمْ مِنِّي هُدًى فَمَنْ تَبِعَ هُدَايَ فَلَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ
Kami berfirman: “Turunlah kamu semuanya dari surga itu! Kemudian jika datang petunjuk-Ku kepadamu, maka barang siapa yang mengikuti petunjuk-Ku, niscaya tidak ada kekhawatiran atas mereka, dan tidak (pula) mereka bersedih hati.” –

ALLAH TELAH MENURUNKAN TAURAT DAN INJIL SEBAGAI PETUNJUK DAN CAHAYA

QS. 2:87

وَلَقَدْ آتَيْنَا مُوسَى الْكِتَابَ وَقَفَّيْنَا مِنْ بَعْدِهِ بِالرُّسُلِ ۖ وَآتَيْنَا عِيسَى ابْنَ مَرْيَمَ الْبَيِّنَاتِ وَأَيَّدْنَاهُ بِرُوحِ الْقُدُسِ ۗ أَفَكُلَّمَا جَاءَكُمْ رَسُولٌ بِمَا لَا تَهْوَى أَنْفُسُكُمُ اسْتَكْبَرْتُمْ فَفَرِيقًا كَذَّبْتُمْ وَفَرِيقًا تَقْتُلُونَ
Dan sesungguhnya Kami telah mendatangkan Al Kitab (Taurat) kepada Musa, dan Kami telah menyusulinya (berturut-turut) sesudah itu dengan rasul-rasul, dan telah Kami berikan bukti-bukti kebenaran (mukjizat) kepada Isa putera Maryam dan Kami memperkuatnya dengan Ruhul Qudus[69]. Apakah setiap datang kepadamu seorang rasul membawa sesuatu (pelajaran) yang tidak sesuai dengan keinginanmu lalu kamu menyombong; maka beberapa orang (diantara mereka) kamu dustakan dan beberapa orang (yang lain) kamu bunuh?

LALU ALLAH JUGA MENURUKAN ALQURAN, YANG MEMBENARKAN KITAB-KITAB SEBELUMNYA, DAN SEBAGAI BATU UJIAN AKAN KEASIHAN ISI DARI KITAB-KITAB TERDAHULU TERSEBUT

QS. 2:89

وَلَمَّا جَاءَهُمْ كِتَابٌ مِنْ عِنْدِ اللَّهِ مُصَدِّقٌ لِمَا مَعَهُمْ وَكَانُوا مِنْ قَبْلُ يَسْتَفْتِحُونَ عَلَى الَّذِينَ كَفَرُوا فَلَمَّا جَاءَهُمْ مَا عَرَفُوا كَفَرُوا بِهِ ۚ فَلَعْنَةُ اللَّهِ عَلَى الْكَافِرِينَ
Dan setelah datang kepada mereka Al Quran dari Allah yang membenarkan apa yang ada pada mereka[70], padahal sebelumnya mereka biasa memohon (kedatangan Nabi) untuk mendapat kemenangan atas orang-orang kafir, maka setelah datang kepada mereka apa yang telah mereka ketahui, mereka lalu ingkar kepadanya. Maka la’nat Allah-lah atas orang-orang yang ingkar itu.
——

DAN ALLAH TELAH MENGAJARKAN, AGAR ORANG-ORANG YANG BERIMAN TIDAK MEMBEDA-BEDAKAN PARA NABI UTUSAN ALLAH

QS 3:84

قُلْ آمَنَّا بِاللَّهِ وَمَا أُنزِلَ عَلَيْنَا وَمَا أُنزِلَ عَلَىٰ إِبْرَاهِيمَ وَإِسْمَاعِيلَ وَإِسْحَاقَ وَيَعْقُوبَ وَالْأَسْبَاطِ وَمَا أُوتِيَ مُوسَىٰ وَعِيسَىٰ وَالنَّبِيُّونَ مِن رَّبِّهِمْ لَا نُفَرِّقُ بَيْنَ أَحَدٍ مِّنْهُمْ وَنَحْنُ لَهُ مُسْلِمُونَ [٣:٨٤]
Katakanlah: “Kami beriman kepada Allah dan kepada apa yang diturunkan kepada kami dan yang diturunkan kepada Ibrahim, Ismail, Ishaq, Ya’qub, dan anak-anaknya, dan apa yang diberikan kepada Musa, Isa dan para nabi dari Tuhan mereka. Kami tidak membeda-bedakan seorangpun di antara mereka dan hanya kepada-Nya-lah kami menyerahkan diri”.
﴿٨٤﴾

—–

ALLAH JUGA TELAH MENETAPKAN SIFAT KASIH-SAYANG KEPADA DIRI NYA

QS 6:12

قُل لِّمَن مَّا فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ ۖ قُل لِّلَّهِ ۚ كَتَبَ عَلَىٰ نَفْسِهِ الرَّحْمَةَ ۚ لَيَجْمَعَنَّكُمْ إِلَىٰ يَوْمِ الْقِيَامَةِ لَا رَيْبَ فِيهِ ۚ الَّذِينَ خَسِرُوا أَنفُسَهُمْ فَهُمْ لَا يُؤْمِنُونَ [٦:١٢]
Katakanlah: “Kepunyaan siapakah apa yang ada di langit dan di bumi”. Katakanlah: “Kepunyaan Allah”. Dia telah menetapkan atas Diri-Nya kasih sayang. Dia sungguh akan menghimpun kamu pada hari kiamat yang tidak ada keraguan padanya. Orang-orang yang meragukan dirinya mereka itu tidak beriman.
﴿١٢﴾

Iklan
One Comment leave one →
  1. Yang Setia Yang Benar permalink
    November 4, 2013 12:25 pm

    Terang Iman
    Ambilah sebuah buku tulis dan pena lalu tulislah dengan akurat setiap pikiran yang terlintas, perasaan2 yang terpapar, kata hati yang terbesit dan gerakan2 yang diperbuat secara rinci, akurat dan mendetail dalam 5 menit yang lalu dan 5 menit kedepan !
    Jawabnya : tidak bisa dan tidak tahu! Kenapa ? Lalu makhluk mana kira-kira yang bisa dan tahu (tentang itu),baik pada dirinya dan pada semua makhluk-makhluk yang ada?
    Jika setiap makhluk tidak mampu menulis secara mendetail dan akurat setiap pikiran-pikiran yang terlintas,kata-kata hati yang terbesit,perasaan-perasaan yang terpapar, gerakan-gerakan yang terjadi pada dirinya sendiri baik masa yang lalu maupun yang depan? Bagaimana dengan Allah Swt Pencipta setiap makhluk itu,mungkinkah dia itu juga tidak tahu menahu?
    Jika begitu anggapannya jadi siapa yang tau persis (tentang itu semua secara rinci dan mendetail) dan yang mengendalikan segala sesuatu didalam semesta ini? Milik siapakah segala sesuatu itu, selain Allah Swt? Apakah kelebihan manusia-manusia padahal tidak tau semua yang telah terjadi dan yang akan terjadi pada dirinya sendiri selain kesesatan dan ketidaktahuan?
    Jika saja kita mau sedikit berpikir maka kita sadar dan betapa lemahnya kita demikian juga dengan makhluk semuanya , maka salahkah kita jika “menyerah” kepada Allah Swt Pencipta kita dan alam semesta ini yang mengetahui apa yang ada dibelakang “ semua yang telah terjadi dan kedepan “yang akan terjadi”? atas kita dan semua ciptaanNYA, seraya bersyukur dan bersabar atas semua ketetapanNYA?
    Menjadi cerdaslah! Dengan berpikir kenapa kita bisa berpikir? Demikian juga dengan seluruh manusia? dan Dimana tercatat semua pikiran itu jika kita lupa atau otak kita sudah jadi tanah atau abu? dan Dimana pula perbendaharaan pikiran2, ide2 itu sebelum terlintas diotak2 manusia selama ini padahal sebelumnya mereka2 tidak tau?
    Jika seseorang bersaksi : tidak ada ilah ‘’Penguasa,Yang Kuasa selain Allah Swt’’ dan yakin dia hanyalah hamba yang tidak punya daya upaya “kuasa” kecuali dengan pertolongan Allah Swt serta mengikhlaskan yang ada dalam surat Al Iqhlas tanpa syarat : seperti Allah itu Ahad “Tunggal” tanpa sekutu “Allah DIA yang dibutuhkan,”Tanpa perlu pihak ketiga” DIA tidak beranak dan diperanakkan dan tidak ada satu pun yang setara dan menyerupaiNYA, sebab Allah Swt tidak bisa dilihat,tidak terjangkau pikiran/dikhayalkan!
    Apakah orang-orang yang mengimani seperti yang demikian itu sesat, keliru, dan perlu diluruskan sebab dia hanya berserah diri hanya kepada Allah Swt saja dan mengadu (curhat) setiap permasalahannya dan meminta langsung kepada Allah Swt Penciptanya,pemiliknya yang faham atas setiap pikiran,perasaan dan kata hatinya tanpa perlu perantara,wali atau pihak ketiga! Sebab dia berpikir siapakah yang bisa menolongnya nanti ketika di berada didalam kesendirian dan kesunyian misalnya ketika sakaratul maut, dalam kubur,dll ! Salahkah jika dia membina hubungan langsung dengan Allah Swt mulai sejak dini?
    Inilah contoh akidah orang-orang yang telah menjalani di shirattal mustaqiim “Jalan Yang Lurus” yang pasti tidak sesat bahkan justru tengah meniti di Jalan Yang Lurus “shirratal mustaqiim” yang telah diberi nikmat oleh Allah Swt yang diminta dan diidam2kan orang dalam Al Fatihah disetiap shalatnya ( Barang siapa yang mentaati Allah dan rasul maka mereka bersama-sama orang yang Allah telah beri nikmat atas mereka yaitu para Nabi, para Shidiq “Orang-orang Benar dan Jujur” para Syuhada “Pejuang Agama yang Ikhlas” dan para Shalihin” pelaku kebajikan” (Qs : An Nisa : 69-70)
    Tiga Musuh Besar bagi Manusia2 yang Berakal yang wajib diwaspadainya:
    1. Hawa Nafsu”keinginan2 keji dan mungkar yang terbit dari dalam dirinya sendiri.
    2. Orang2 yang merayu kita utk mengabdi, menyembah dan minta pertolongan,perlindungan serta berharap kepada Rabb2″ Tuan2″ dan Ilah2″Penguasa2″ yang lain selain dari Allah Swt Yang Tunggal, Pencipta, Pemilik”Rabb” dan Penguasa Mutlak alam smesta dan segala2nya!
    3.Siapapun yang mengajak kita untuk menipu, menganiaya/menyakiti, merugikan, menyusahkan, baik diri sendiri dan orang lain!
    Apakah yang akan kita sebut bagi: Orang2 yang diberi akal tetapi tdk digunakan untuk berpikir,memilah dan memilih yg terbaik bagi dirinya? Dan Orang2 yang diberi hati tetapi tidak digunakan untuk memahami dan mewaspadai demi kemaslahatan dunia dan akhiratnya? Serta Orang2 yang punya perasaan tetapi enggan merasakan perasaan2 orang lainnya?
    Umpama hati adalah kebun dan agama/ideology adalah tanaman utamanya, jika bibit yang disemai adalah kepedihan, kebencian, dendam, serakah, iri dan dengki pasti tidak akan tumbuh kecuali sosok-sosok yang hanya pembuat kerusakan2 dan pertumpahan darah dibumi sejak dulu kala, yang demikian itulah yang tidak akan dilakukan “manusia sejati” sebab mereka dibekali akal yang lurus , hati nurani dan ilmu-ilmu yang bermanfaat.
    Ketauhilah Jika kita ingin menuai KasihSayang dan Kebahagian yang berkekalan dari Allah Swt maka tanamlah sejak dini bibit2 syukur kepada Allah Swt dalam hati, dilisan dan perbuatan2, yang kelak Pasti akan berbuah ketenangan, kebajikan2 dan kebahagiaan2 baik pada diri sendiri maupun kepada sesama! Guna mengajar cara2 bersyukur yang benar dan lurus dan mengingatkannya Itulah misi para Nabi dan Rasul diutus sejak awal kemanusian.
    Sebaliknya jika manusia ingin menuai Murka dan Azab Allah Swt, baik didunia dan akhirat maka tanamlah bibit2 Keingkaran, kebencian atas semua KasihSayangNYA selama ini baik dalam hati, lisan dan perbuatan dan Pasti keberadaan mereka hanya akan merugikan dan menyusahkan baik dirinya sendiri maupun orang lain! Untuk mengajar inilah diciptakanNYA iblis dan syetan2 sebagai ujian!
    Jika ada orang2 yang meyakini dengan seyakin2nya bahwa mereka berasal dari Allah dan dilahirkan kedunia ini untuk mengabdi kepada Allah Swt sesuai dengan batas umur yang ditentukanNYA, kemudian mereka akan mati dan kembali kepada Allah dan dalam menjalani kehidupannya mereka mengamalkan ibadah2 yang diperintahkanNYA dengan sungguh2 ”khusyuk” lalu mereka berprilaku jujur, amanah, tabligh dan cerdas serta suka menolong sesama dengan ikhlas karena Allah, “sebagai tebusan atas jiwa mereka yang telah tergadai disisi Allah Swt!” Dengan Iman yang benar , Perbuatan yang baik dan mengharapkan Kerelaan dari Rabbnya agar kelak menjadi hamba yang merdeka didalam SurgaNYA kelak, sebab “ Siapakah yang dapat memberi pertolongan disisi Allah Swt tanpa ijinNYA?” dan merekapun merasa tidak memiliki apapun dibumi ini kecuali Allah Swt. Sebab mereka tau Kepunyaan Allah lah segala sesuatunya, mereka sadar bahwa mereka hamba dan Allah Swt adalah Rabb=Tuan=Pemilik mereka yang setiap saat mengawasi mereka , mereka patuh dan tidak mengingkariNYA dan setia kepada Rabbnya tidak menduakanNYA atau menghianatiNYA, mereka bangga dan bersyukur kepada Rabb “Tuan”nya dengan mendirikan shalat untuk mengingat Rabb nya sebagai wujud syukur dan memohon bimbingan dan pimpinanNYA, mereka tidak butuh sosok2 lain untuk menebus jiwa mereka disisi Allah kecuali berharap dari Allah sendiri sehingga mereka tetap beriman dan berbuat berbagai kebajikan yang bermanfaat bagi mereka, oranglain dan makhluk seluruhnya dan merekapun tidak takut kecuali kepada Allah sebab mereka mengenalNYA. Dan manusia hanya bisa menyiksa dan menyakiti orang yang masih hidup saja tetapi Allah Swt Kuasa menyiksa orang2 yang hidup dan orang2 yang sudah mati!
    Mereka bersaksi bahwa La Illaha Illallah = Tidak ada “Penguasa,Yang Kuasa” selain Allah, sedangkan mereka meyakini mereka tidak ada daya dan upaya “kuasa” kecuali dengan pertolongan Allah lalu mereka berikrar” Hanya kepada Allah kami mengabdi dan hanya kepadaNYA pula kami meminta pertolongan” sebab Allahu Shamad “Allah DIA Yang Dibutuhkan” contoh ketika nanti sakaratul maut siapa yang kuasa menolong kita, dalam kubur yang gelap, dll.
    Apakah keimanan dan perbuatan2 orang2 yang demikian ini dimurkai, sesat dan perlu diluruskan atau dipindah agamakan atau perlu dipindah pemahaman sehingga mereka harus menyembah dan berharap kepada mahkluk dengan berbagai kebodohaan & kelemahan2 yang telah diurai diatas? Siapa kenyataannya yang sesat dan telah membuat kekacauan dimuka bumi selama ini?
    Kenapa Allah Swt memenuhi dan membiarkan keinginan2 dan keingkaran dari pengikut2 iblis “penjahat2” untuk membuat berbagai kerusakan2 dan pertumpahan darah dimuka bumi selama ini? Sebab demi janji Allah Swt kepada iblis dahulu. Namun perjanjian itu ada batas waktunya dan ketika batas waktu itu berakhir maka dengan ijin Allah, iblis akan menggiring pengikutnya”yang telah menjadi miliknya” beramai2 seperti hewan ternak kedalam neraka! Dan Allah Swt juga telah berjanji kepada manusia2 yang beriman dan berbuat kebajikan untuk mewarisi bumi ini hingga tiba masa “KESUDAHANNYA” sebab akhirnya akan kembali awal tujuan manusia diciptakan dimuka bumi ini.
    Dalam pandangan Allah Swt dan manusia; Apakah ada kelebihan/keistimewaan org2 yang berjanggut,bersorban dan berjubah dengan yang Tidak? Yah, ada yaitu janggut,sorban dan jubah saja! Sebagaimana Tidak Ada Kelebihan/Keistimewaan org Arab dan yg non Arab, dll. Kecuali Imam dan Taqwa kepada Allah Swt serta Amal2 Kebajikannya yg bermanfaat bagi sesama!
    Perbedaan Injil Perjanjian Lama dan Injil Perjanjin Baru
    Injil Perjanjian Lama adalah Perjanjian antara Allah ” Pencipta,
    Pemilik,Pemelihar,Penguasa Alam semesta dan segala isinya” dengan
    Manusia ciptaanNYA yang telah ingkar dan memberontak kepadaNYA agar
    bertobat dari perbuatan2 dosa serta patuh dan setia “Tidak menduakanNYA”
    dan beriman”percaya” kepada Allah dan para Utusan2NYA dan Inilah Injil
    Perjanjian Lama: Markus 12:31 Jawab Isa as: Hukum yang Pertama dan
    Terutama ialah: Dengarlah Hai Orang Israel, Allah “kita” itu
    Satu/Tunggal”! Dan Yang sama dengan itu ialah: “Cintailah Allah
    “Penciptamu”, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan
    segenap akal budimu.!
    Lalu Inilah Injil Perjanjian Baru adalah
    Perjanjian antara iblis yang telah dikutuk itu dengan para pengikutnya
    yaitu anak-anak iblis dan anak cucu Adam agar mengingkari Ajaran dan
    Hukum dari Para Nabi juga yang telah disampaikan oleh Isa as,
    agar tidak perlu bertobat kepada Allah dan Jangan percaya kepada Allah juga para
    utusan2NYA termasuk perkataan2 Isa as sendiri!
    inilah Injil Perjanjian Baru: IBRANI 6:1: Sebab itu marilah kita tinggalkan asas-asas “Pertama
    dari ajaran Kristus” dan beralih kepada perkembangannya yang penuh.
    Janganlah kita meletakkan lagi dasar pertobatan dari perbuatan-perbuatan
    yang sia-sia dan Dasar Kepercayaan Kepada Allah,
    (10) Maka berkatalah Isa as kepada iblis :
    “Enyahlah, Iblis! Sebab ada tertulis: Engkau harus menyembah Allah, dan
    hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti!”
    Oleh : Muhammad Dharmawan
    Banda Aceh 2 November 2013

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: