Skip to content

Orang orang Munafik musuh didalam selimut

Juli 22, 2013

Ditulis oleh : Helmon Chan – ISLAM & KEHIDUPAN

 

islam_dan_barat

 

Apabila orang2 munafik datang kepadamu, mereka berkata: “Kami mengakui, bahwa sesungguhnya kamu benar2 Rasul Allah.” Dan Allah mengetahui bahwa sesungguhnya kamu benar2 Rasul-Nya; dan Allah mengetahui bahwa sesungguhnya orang2 munafik itu benar2 orang pendusta.

Mereka itu menjadikan sumpah mereka sebagai perisai, lalu mereka menghalangi (manusia) dari jalan Allah. Sesungguhnya amat buruklah apa yang telah mereka kerjakan.

Yang demikian itu adalah karena bahwa sesungguhnya mereka telah beriman, kemudian menjadi kafir (lagi) lalu hati mereka dikunci mati; karena itu mereka tidak dapat mengerti

Dan apabila kamu melihat mereka, tubuh-tubuh mereka menjadikan kamu kagum. Dan jika mereka berkata kamu mendengarkan perkataan mereka. Mereka adalah seakan-akan kayu yang tersandar. Mereka mengira bahwa tiap-tiap teriakan yang keras ditujukan kepada mereka. Mereka itulah musuh (yang sebenarnya) maka waspadalah terhadap mereka ; semoga Allah membinasakan mereka. Bagaimanakah mereka sampai dipalingkan (dari kebenaran)?

Dan apabila dikatakan kepada mereka: Marilah (beriman), agar Rasulullah memintakan ampunan bagimu, mereka membuang muka mereka dan kamu lihat mereka berpaling sedang mereka menyombongkan diri.

Sama saja bagi mereka, kamu mintakan ampunan atau tidak kamu mintakan ampunan bagi mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang fasik ( Qs Al Munaafiquun 1-6 ) .

Dan sebahagian daripada manusia ada yg berkata: “Kami telah beriman kpd Allah dan Hari Kemudian”. Padahal mereka bukan orang2 yg beriman. Mereka hendak memperdayakan Allah dan orang yg beriman, padahal mereka tidak perdayakan melainkan diri mereka sendiri sedangkan mereka tidak sedar.

Di hati mereka ada penyakit, lalu Allah tambahkan penyakit kpd mereka dan adalah bagi mereka siksaan yg pedih sebab mereka telah berdusta. Dan apabila dikatakan kpd mereka: “Janganlah kamu membuat kerusakan di bumi”, mereka menjawab: “Kami tidak lain melainkan orang yg membuat kebaikan”. Ketahuilah bahawa mereka itu adalah orang yg membuat kerosakan tetapi mereka tidak sedar.

Dan apabila dikatakan kpd mereka, “Berimanlah sebagaimana orang yg telah beriman”. Mereka berkata, “Apakah harus kami beriman seperti orang2 bodoh itu beriman?” Ketahuilah mereka itulah orang2 yg bodoh tetapi mereka tidak ketahui. Dan apabila mereka bertemu dengan orang yg beriman mereka berkata, “Kami telah beriman”. Apabila bersendirian dg syaitan2 mereka, mereka berkata, “Kami beserta kamu. Kami tidak lain melainkan memperolok-olokkan (orang yg beriman)”. ( Qs al-Baqarah ayat 8-14 )

“Apabila dikatakan kpd mereka: “Marilah kamu (tunduk) kpd hukum yg Allah telah turunkan dan kpd hukum Rasul”, niscaya kamu lihat orang2 munafik menghalangi (manusia) dg sekuat-kuatnya dari (mendekati) kamu.” (Qs An Nisaa 61 )

“Dan mereka (orang-orang munafik) mengatakan: “(Kewajiban kami hanyalah) ta’at.” Tetapi apabila mereka telah pergi dari sisimu, sebahagian dari mereka mengatur siasat di malam hari (mengambil keputusan) lain dari yang telah mereka katakan tadi. Allah menulis siasat yang mereka atur di malam hari itu, maka berpalinglah kamu dari mereka dan tawakallah kepada Allah. Cukuplah Allah menjadi Pelindung.” ( Qs An Nisa 81 )

“Maka mengapa kamu (terpecah) menjadi dua golongan dalam (menghadapi) orang-orang munafik, padahal Allah telah membalikkan mereka kepada kekafiran, disebabkan usaha mereka sendiri? Apakah kamu bermaksud memberi petunjuk kepada orang-orang yang telah disesatkan Allah? Barangsiapa yang disesatkan Allah, sekali-kali kamu tidak mendapatkan jalan (untuk memberi petunjuk) kepadanya.” ( Qs An Nisa 88 )
“Kabarkanlah kpd orang2 munafik bahwa mereka akan mendapat siksaan yg pedih,“ ( Qs An Nisa 138 )

“Dan sungguh Allah telah menurunkan kekuatan kepada kamu di dalam Al Qur’an bahwa apabila kamu mendengar ayat2 Allah diingkari dan diperolok-olokkan (oleh orang2 kafir), maka janganlah kamu duduk beserta mereka, sehingga mereka memasuki pembicaraan yg lain. Karena sesungguhnya (kalau kamu berbuat demikian), tentulah kamu serupa dengan mereka. Sesungguhnya Allah akan mengumpulkan semua orang2 munafik dan orang2 kafir di dalam Jahannam, ” ( Qs An Nisa 140 )

“Sesungguhnya orang2 munafik itu menipu Allah, dan Allah akan membalas tipuan mereka. Dan apabila mereka berdiri untuk shalat mereka berdiri dg malas. Mereka bermaksud riya (dg shalat) di hadapan manusia. Dan tidaklah mereka menyebut Allah kecuali sedikit sekali.” ( Qs An Nisa 142)

“Sesungguhnya orang2 munafik itu (ditempatkan) pada tingkatan yg paling bawah dari neraka. Dan kamu sekali-kali tidak akan mendapat seorang penolongpun bagi mereka.” ( Qs An Nisa 145 )

“Maka kamu akan melihat orang-orang yang ada penyakit dalam hatinya (orang-orang munafik) bersegera mendekati mereka (Yahudi dan Nasrani), seraya berkata: “Kami takut akan mendapat bencana.” Mudah-mudahan Allah akan mendatangkan kemenangan (kepada Rasul-Nya), atau sesuatu keputusan dari sisi-Nya. Maka karena itu, mereka menjadi menyesal terhadap apa yang mereka rahasiakan dalam diri mereka.” ( QS. Al-Maaidah[5]:52 )

“Orang2 yg munafik itu takut akan diturunkan terhadap mereka sesuatu surat yg menerangkan apa yg tersembunyi dlm hati mereka. Katakanlah kpd mereka: “Teruskanlah ejekan-ejekanmu (terhadap Allah dan rasul-Nya).” Sesungguhnya Allah akan menyatakan apa yg kamu takuti itu.”

“Orang2 munafik laki2 dan perempuan. sebagian dg sebagian yg lain adalah sama, mereka menyuruh membuat yg munkar dan melarang berbuat yg ma’ruf dan mereka menggenggamkan tangannya. Mereka telah lupa kpd Allah, maka Allah melupakan mereka. Sesungguhnya orang2 munafik itu adalah orang2 yg fasik.” (QS. At-Taubah[9]:64,67)

“Dan (di antara orang2 munafik itu) ada orang2 yang mendirikan masjid untuk menimbulkan kemudharatan (pada orang2 mu’min), untuk kekafiran dan untuk memecah belah antara orang2 mu’min serta menunggu kedatangan orang2 yg telah memerangi Allah dan Rasul-Nya sejak dahulu660. Mereka Sesungguhnya bersumpah: “Kami tidak menghendaki selain kebaikan.” Dan Allah menjadi saksi bahwa sesungguhnya mereka itu adalah pendusta (dlm sumpahnya).” (QS. At-Taubah[9]: 107)

“(Bujukan orang-orang munafik itu adalah) seperti (bujukan) shaitan ketika dia berkata kepada manusia: “Kafirlah kamu”, maka tatkala manusia itu telah kafir, maka ia berkata: “Sesungguhnya aku berlepas diri dari kamu, karena sesungguhnya aku takut kepada Allah, Rabb semesta Alam.” (QS. Al-Hasyr[59]:16 )

Iklan
No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: