Skip to content

NASEHAT SUNAN BONANG DALAM BUKU ‘HET BOOK VAN BONANG’

Januari 26, 2013

 

Sunan Bonang

Buku ini ada di perpustakaan / Mesium Leiden, Belanda , yang menjadi salah satu dokumen langka dari jaman Walisongo. Kalau tidak dibawa Belanda, mungkin dokumen yang amat penting itu sudah lenyap.

Buku ini ditulis oleh Sunan Bonang pada abad 15 yang berisi tentang ajaran- ajaran Islam.

Dalam naskah kuno itu diantara nya menceritakan tentang Sunan Ampel memperingatkan Sunan Kalijogo yang masih melestarikan selamatan. ” Jangan ditiru perbuatan semacam itu karena termasuk BIDA’H ”.

Sunan Kalijogo menjawab : “ Biarlah nanti generasi setelah kita ketika Islam telah tertanam di hati masyarakat yang akan menghilangkan budaya tahlilan itu ”.

Dalam buku Kisah dan Ajaran Wali Songo yang ditulis H. Lawrens Rasyidi, dan diterbitkan ‘Penerbit Terbit Terang’ – Surabaya, juga mengupas panjang lebar mengenai masalah ini . Dimana Sunan Kalijogo, Sunan Kudus , Sunan Gunungjati, dan Sunan Muria (kaum abangan), berbeda pandangan mengenai adat istiadat dengan Sunan Bonang, Sunan Ampel, Sunan Giri dan Sunan Drajat (kaum putihan) .

Sunan Kalijogo mengusulkan agar adat istiadat lama seperti selamatan, bersaji (Sesaji), wayang, dan gamelan, disispkan ajaran Islam.

Sunan Ampel berpandangan lain : “ Apakah tidak mengkhawatirkan di kemudian hari bahwa adat istiadat dan upacara lama itu nanti dianggap sebagai ajaran yang berasal dari agama Islam ? Jika hal ini dibiarkan nantinya akan menjadi BID’AH ?

Sunan kudus menjawabnya bahwa ia mempunyai keyakinan bahwa di belakang hari akan ada yang menyempurnakannya (hal 41, 64) .

Sunan Ampel, Sunan Bonang, Sunan Drajat, Sunan Gunung Jati, dan terutama Sunan Giri, berusaha sekuat tenaga untuk menyampaikan ajaran Islam secara murni, baik tentang aqidah maupun ibadah. Dan mereka menghindarkan diri dari bentuk singkretisme (mencampurkan) ajaran Hindu dan Budha dengan Islam .

Tetapi sebaliknya Sunan Kudus, Sunan Muria, dan Sunan Kalijaga mencoba menerima sisa-sisa ajaran Hindu dan Budha di dalam menyampaikan ajaran Islam.

Sampai saat ini budaya itu masih ada di masyarakat kita , seperti sekatenan , ruwatan , shalawatan , tahlilan , upacara tujuh bulanan, dll .

3efkjoll

[ Sumber : Abdul Qadir Jailani , Peran
Ulama dan Santri Dalam Perjuangan Politik Islam di Indonesia ] , hal . 22-23, Penerbit PT. Bina Ilmu – “NASEHAT SUNAN BONANG”.

Salah satu catatan menarik yang terdapat dalam dokumen “ Het Book van Mbonang ” itu adalah peringatan dari sunan Bonang kepada umat untuk selalu bersikap saling membantu dalam suasana cinta kasih, dan mencegah diri dari kesesatan dan BID’AH.

Bunyinya sebagai berikut : “ Wahai saudaraku..!, Karena kalian semua adalah sama-sama pemeluk Islam, maka hendaklah saling mengasihi dengan saudaramu yang
mengasihimu . Kalian semua hendaklah mencegah dari perbuatan sesat dan BIDA’H .

[1] Dokumen ini adalah sumber tentang walisongo yang
dipercayai sebagai dokumen asli dan valid , yang tersimpan di Museum Leiden, Belanda.
Dari dokumen ini telah dilakukan beberapa kajian oleh beberapa peneliti.

sumber : JIB

Iklan
31 Komentar leave one →
  1. cahyo permalink
    April 24, 2013 7:30 am

    (pecinta shalawat)

    jangan memplesetkan ajaran sunan bonang kalau hanya utk mencaci kebudayaan ,shalawatan, tahlilan,..
    dasar wahabi “laknatullahi ‘alaykum”

    • April 25, 2013 2:12 am

      Astaghfirullahaladzim, Hanya Allah lah yang melaknat hamba nya bila Ia berkehendak dan kami memohon ampun dan berlindung kepada NYA. Mohon Maaf akhi cahyo bila Akhi tersinggung dengan artikel ini seperti yang akhi katakan. Mohon diperhatikan dalam tulisan ini tidak ada cacian terhadap kegiatan (Ibadah) tersebut. kami hanya bermaksud memberitahukan kebenaran dari buku tersebut. dan anggaplah ini adalah pandangan lain dan atau nasihat untuk sesama muslim. Nasihat tidak harus diterima dan dijalankan bila si penerima nasihat tidak berkenan dengan nasihat yang diberikan. Sebab Kita muslim adalah bersaudara dan saling mengingatkan bukan untuk saling melaknat, bila dianggap salah maka benarkan lah dengan argumentasi dan ucapan yang baik, bila melenceng maka luruskan lah dengan perlakukan dan sikap yang bijak, dan tutupilah Aib saudara mu. sebagaimana sabda rasulullah :

      Hadits No. 1667 Lu’lu’ Wal Marjan
      حَدِ يث عَبْدِاللهِ بْنِ عُمَرَ رَضِ اللهُ عَنهُمَا. أنَّ رَسُولَ اللهِ صلّي اللهُ عليهِ
      وَسَلّمَ ، قَالَ : الْمُسْلِمُ أَخُوالْمُسْلِمِ ، لَا يَظْلِمُهُ ، وَلاَ يُسْلِمُهُ . وَمَنْ كَانَ فِى
      حَاجَةِ أَخِيهِ . كَانَ اللهُ فِى حَاجَتِهِ . وَمَنْ فَرَّجَ عَنْ مُسْلِمٍ كُرْبَةً ، فَرَّجَ اللهُ
      عَنْهُ كُرْبَةً مِنْ كُرُبَاتِ يَوْمِ اْلقِيَامَةِ. وَمَنْ سَتَرَمُسْلِمًا ، سَتَرَهُ اللهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ اخرجه البخاري فى : – كتاب المظالم: – باب لايظلم المسلم المسلم ولايسلمه .
      Artinya:
      Abdullah bin Umar r.a. berkata : Rasulullah saw. Bersabda : Seorang muslim saudara terhadap sesama muslim, tidak menganiyayanya dan tidak akan dibiarkan dianiaya orang lain. Dan siapa yang menyampaikan hajat saudaranya, maka Allah akan menyampaikan hajatnya. Dan siapa yang melapangkan kesusahan seorang muslim, maka Allah akan melapangkan kesukarannya di hari qiyamat, dan siapa yang menutupi aurat seorang muslim maka Allah akan menutupinya di hari qiyamat. (Bukhari, muslim).

      وَعَنْ أنَسٍ رَضِىَ اللهُ عَنْهُ قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عليهِ وسلم : لاَتَقَا طَعُوا وَلاَتَدَا بَرُوا وَلَاتَبَا غَضُوا وَلاَتَحَا سَدُوا ، وَكُونُواعِبَادَ اللهِ إخْوَانًا ، وَلاَيَحِلُّ لِمُسْلِمٍ أنْ يَهْجُرَ أخَاهُ فَوْقَ ثَلاَثٍ . مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ .
      Artinya :
      Anas r.a. berkata: Rasulullah s.a.w. bersabda: jangan putus-memutus hubungan dan jangan belakang-membelakangi dan jangan benci-membenci, dan jangan hasud-menghasud dan jadilah kamu hamba Allah sebagai saudara, dan tidak dihalalkan bagi seorang muslim memboikot saudaranya sesama muslim lebih dari tiga hari. (Muttafaq Alaih) (Buchary, Muslim)

      kami Islam seperti akhi cahyo, bukan Wahabi atau aliran apapun. mohon jangan timbulkan perpecahaan ummat dengan istilah wahabi atau apapun itu. ingat kelemahan ummat saat ini adalah perpecahan dan saling hujat menghujat sesama muslim hanya karena masalah furukhiyah dan syar’i.

      mari kita luruskan dan berdiri bersama demi bersatunya Ummat islam di muka bumi ini dan terwujudnya Khilafah Islamiah bila ingin keadilan dan hukum Allah di tegakkan.

      • Mei 22, 2015 6:08 am

        terimakasih, sekalipun itu dokumen valid, namun masalah khilafiah tetap khilafiah, mohon dimengerti masalah khilafiah, masalah idaussawab itu khilafiah, tahlilan dsb hanya instrumen, alat, jadi jangan menyakiti kami dengan label sesat kalau anda memang mengaku muslim yang sayang saudara sesama muslim! hentikan kampanye bid’ah dan sesat yang meresahkan, karena hal khilafiah tidak perlu diributkan, PAHAM!!!

    • alay permalink
      April 25, 2013 4:46 am

      ilmunya nanggung,,,ngajinya cuma pake rebana doang sih

    • ontasakti permalink
      April 26, 2013 7:49 am

      Mas Cahyo antum klo komentar ketidaksukaan jgn langsung melaknat antum harus sadar sbg muslim berpikir dgn jernih pakai keimanan, Insya Alloh anda pasti dirahmatiNya

    • Arief permalink
      Juni 30, 2013 3:53 am

      Sdr. Cahyo
      apa yg kau ucapkan bukanlah sifat muslim yg baik(Islam agama rahmatan lil’alamiin)….smua saudara kita, pahami lagi Ilmu tentang Islam…jangan asal bunyi, barbahaya…mohon ampunlah segera sesungguh alloh maha pemaaf.

    • muslim permalink
      Oktober 17, 2013 3:21 pm

      tidak ada dasar quran dan hadisnya postingan ini hanya bermaksud untuk memojokan pihak tertentu.. jujur adalah aqlak rasulullah yang mulia jadi mari kita contoh beliau dengan berpendapat jujur dan berlandaskan pada dasar ilmu yang benar. Jadi mari jangan berbohong kalaun tidak tau diam itu lebih baik , karena kebohongan bisa menimbulkan fitnah dan fitnah itu lebih kejam dari pembunihan..

    • Luthfi permalink
      Juni 17, 2016 8:51 am

      Emg lo tau apa tentang wahabi?lo hina” wahabi,ingat nnti apa yg lo omongib tu akan lo pertanggung jawabkan pada Allah swt di akhirat,sngt berat pertanggung jawaban nya nnti kalau lo fitnah” orang tnpa ilmu nya…

    • Mulkan chaidir permalink
      Juli 11, 2016 12:42 am

      Aaaa

  2. tiger26 (the power of dream) permalink
    April 25, 2013 11:45 am

    @cahyaiman
    bkn brmaksud membela siapapun,apa yg dkatakan anda benar,ada hadits nabi yg berbunyi kurang lbhnya “jangan melakukan ibadah yg tdk ada dasar ilmunya” drmana?jelas dr alquran dan hadits…cm utk saat ini,krn kondisiny sdh mjd tuntunan,maka sdkt dm sdkt qta bs m’berikan contoh dgn halus…slametan 7hari bs qta lakukan,tp 40 hari dst ga usah selain itu qta jg bs melempar selingan ringan pd majelis…..intinya qta jgn saklek utk merubah budaya krn pstnya akan dpt pertentangan…

    • April 25, 2013 12:31 pm

      Syukron Akhi atas pandangan dan pencerahannya… Insya Allah itu lah cara terbaik saat ini yang bisa kita lakukan…

      • Januari 2, 2016 8:04 am

        memang sulit untuk menegakkan suatu kebenaran yang datangnya dari ALLAH dan RasulNYA, sebagaimana Rasulullah sendiri, beliau dihujat, dimaki bahkan diusir dari kaumnya sendiri karena menyampaikan perintah ALLAH. Marilah kita mau belajar tentang Islam yg sesuai dgn Syar’i. Bukan rahasia umum dinegara kita ini utk kaum Muslim senang membenarkan yg biasa dari kebiasaan, bukan membiasakan yg benar dari ALLAH dan RasulNYA

  3. April 26, 2013 3:34 pm

    Kadang mereka itu tahu dan paham betul bahwa mereka salah, namun karena rasa malu dengan “petinggi”nya, rasa takut kehilangan pendukung atau “pemuja”, mereka menolak apa yang sebenarnya, mereka benarkan dalam hati nurani mereka

  4. Yayan permalink
    April 26, 2013 5:47 pm

    Pengajian Islam: Sejarah dan Peran Dakwah Sunan Kalijaga – Ustadz Zainal Abidin, Lc

  5. kurang pikir permalink
    Mei 1, 2013 6:51 am

    kadang tujuan baik, tapi berakibat tidak baik. pembahasan masalah bid’ah kalau hanya untuk eksistensi golongan sebaiknya dihindari. contoh paling gampang penentuan tanggal 1, apakah ada petunjuk dibolehkannya pakai perkiraan hitungan tetapi juga tetap dilaksanakan dan tidak ada yang menyatakan bid’ah (dianggap ijtihad). tapi kalau suatu kelompok lain melakukan ijtihad dianggap bid’ah. contoh lain, apakah kultum antara sholat isya’ dan tarawih dicontohkan, tetapi sebagian masjid melaksanakan kultum (yang kadang 1 jam shg membuat anak-anak muda menghindari masjid) itu seolah-olah wajib. dan tidak ada yang protes. jadi sebaiknya pernyataan bid’ah atau ijtihad dikaji lagi lebih mendalam supaya tidak terjadi perpecahan umat. untuk sekedar curhat di lingkungan saya, ada satu masjid yang dibangun bersama masyarakat. secara umum masyarakat yang ada berafiliasi ke ormas A, sebagian kecil (tidak lebih 7 KK) berafiliasi ke ormas B. ternyata Takmir yang ditunjuk di awal berafiliasi ke ormas B. Ustadz yang diundang untuk pencerahan selalu menyampaikan ajaran mahzad ttt dan menyalahkan mahzab yang lain. bertahun-tahun tidak mau diganti dan terakhir malah membentuk Yayasan untuk mengelola masjid (aneh binajaib). ini yang menimbulkan perpecahan umat. saya yang tidak berafiliasi baik ormas A maupun B, hanya bisa ngelus dada.

  6. wijaya permalink
    Mei 3, 2013 12:26 pm

    hehehe..
    kalau dikit2 bid’ah berarti pakai songkok & sarung buat sholat juga bid’ah..
    apalagi celana & celdam 😦
    zakat fitrah pake beras berarti bid’ah..
    haduh berarti juga naik haji pake onta atau jalan kaki agar gag bid’ah..
    masjid yg pake marmer yg bagus jg bid’ah..
    penentuan waktu sholat pake teknologi bisa2 dianggap bid’ah 😦
    dan masih banyak banget lagi..

    imam syafi’i aja keluarkan fatwa ada yg berbeda (qoul qodim & qoul jadid) di lain tempat antara di Baghdad & di Mesir.. karna beda tempat & waktu, apalagi beda jaman & tempat yg beda jauh..

    yuk manafsirkan Al-Qur’an & As-sunnah dengan pikiran & hati yg bersih ..
    “(Laa Yamassuhu Illal Muthahharun : Tidak menyentuh Al-Qur’an kecuali orang-orang yang mensucikan diri )

  7. wijaya permalink
    Mei 3, 2013 12:27 pm

    “(Laa Yamassuhu Illal Muthahharun : Tidak menyentuh Al-Qur’an kecuali orang-orang yang mensucikan (pikiran & hati))

  8. Lukojoyo permalink
    Mei 5, 2013 1:59 am

    Kalau benar dari manuskripnya coba sertakan teks aslinya,agar org tdk menduga hal ini manipulatif belaka mengatasnamakan manuskrip wali 9.perlu diketahui wali 9 adalah ulama2 yg sdh smpai derajat ma’rifat,apa gak aneh beliau2 meributkan masalah fiqih??? jdi sangat lucu kalau mempermasalahkan metode da’wah pdhl ilmunya sudah sama2 levelnya.tahlil ,wayang dan akulturasi budaya adalah inovasi da’wah dari masing2 wali.karena segmen da’wah beliau2 berbeda,sunan ampel lebih ngurusi madrasah/pondok,sdg wali yg lain ngurusi grassroot,masyarakat .

  9. suki permalink
    Mei 28, 2013 2:11 am

    Bid’ah……..sering terdengar dan dipermasalahkan oleh orang yang mengaku umat Muhammad SAW. tapi tahukah anda Bid’ah yang dimaksud disini adalah menambahkan sesuatu yang tidak diajarkan Nabi dalam hal ibadah. Contoh sholat, sudah pasti jumlah rakaatnya tetapi kita inisiatip nambahin satu Rakaat itu yang namanya bid’ah. mari kita renungkan bersama,Perbaiki Sholat kita karena ibadah yg paling utama adalah Sholat,karena dalam sholat semua anggota tubuh,lisan dan Hati menyatu dalam sholat.
    Kalau Tahlil-an menurut pendapat pribadi ane itu bukan Ibadah.

  10. Obeng Gembok permalink
    Juli 4, 2013 10:43 pm

    JANGAN BELAJAR DARI BUKU TERJEMAHAN YANG SUDAH DIOLAH…. akhirnya udah gak faham MALAH JADI SUMBER PERSELISIHAN. BELAJARLAH LAGI…..!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

  11. fiqi permalink
    September 24, 2013 4:23 am

    ada yang tau dimana bisa saya dapatkan terjemahan kitab-kitab karya sunan Bonang tersebut?baik yang Primbon Bonang maupun yang HET BOEK VAN BONANG?

  12. Thaifah Mansurah permalink
    Oktober 3, 2013 2:37 am

    Kalo udah masalah kayak begini, pasti komentarnya dasar wahaby pemecah belah umat 😀

    Sedangkan sampai saat ini, belum ada satu pihakpun yg mau membawa atau mengupas tuntas apa yg ada di dalam het book van boneng tsb. Agar semua umat bisa tahu apa yg sebenarnya dicatat oleh sunan Bonang itu sebenarnya.

    Kalo saya pribadi merasa ada dua option kenapa catatan harian tsb di boyong ke leiden.
    Pertama, untuk menyelamatkan dokumen tsb agar tidak hilang/lenyap sia2 begitu saja (tapi sampai saat ini tak ada yg tergerak untuk menyebarkannya kembali)
    Kedua, dokumen tersebut memang sengaja “diselamatkan” untuk menyembunyikan kebenaran hakiki yg dibawa oleh para Walisonggo dan terutama Sunan Bonang.

    Wallahu alam.

  13. Mei 28, 2014 2:59 am

    Inilah alasan kuat bahwa kita harus terus menuntut ilmu

  14. hamba allah permalink
    Mei 11, 2015 3:32 pm

    lakum dinukum waladin..

  15. netfriend007 permalink
    September 14, 2015 5:23 pm

    [1] Dokumen ini adalah sumber tentang walisongo yang
    dipercayai sebagai dokumen asli dan valid , yang tersimpan di Museum Leiden, Belanda.

    Mohon dicantumkan dalam dokumen/buku apa, halaman berapa? Bisa saya cek.

  16. Januari 3, 2016 2:13 am

    yang berfikir itu bidah biarkanlh yang berfikir itu budaya yang baik biarkanlah semua punya pimikiran dan alil masing masing yang penting niatnya bukan untuk kejelekan

  17. arga permalink
    Maret 5, 2016 5:02 pm

    Ass…mf saya orang bodoh yg tau sdikit..ibadah yg saudara bilang itu bid’ah.jadi begini..ibadah itu bisa mnjadi bid’ah dan bisa juga tidak bid’ah.menjadi bid’ah bila kita mengklaim ibadah itu datangnya dari rosullulloh..tidak bid’ah bila kita mengklaim ibadah itu datangnya dari wali allah di indonesia.ibadah itu semua dilakukan oleh wali allah untuk pendekatan kpada msyrkat yg terbiasa dngan ibadah smacam itu swaktu islam blum msuk dinegara kita(itu semua kecerdikan para wali agarbisa dekat dngan msyrakat)

  18. arga permalink
    Maret 5, 2016 5:07 pm

    Ass…mf saya orang bodoh yg tau sdikit..ibadah yg saudara bilang itu bid’ah.jadi begini..ibadah itu bisa mnjadi bid’ah dan bisa juga tidak bid’ah.menjadi bid’ah bila kita mengklaim ibadah itu datangnya dari rosullulloh..tidak bid’ah bila kita mengklaim ibadah itu datangnya dari wali allah di indonesia.ibadah itu semua dilakukan oleh wali allah untuk pendekatan kpada msyrkat yg terbiasa dngan ibadah smacam itu swaktu islam blum msuk dinegara kita(itu semua kecerdikan para wali agarbisa dekat dngan msyrakat)

Trackbacks

  1. Nasehat sunan bonang dalam buku ‘het book van bonang’ | Insan Swadesi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: