Skip to content

MENERUSKAN PENYEDIAAN SALURAN BANTUAN UNTUK MUSLIM ROHINGYA YANG DIBUNUHI-DIUSIRI KOMPLOTAN KAUM DI MYANMAR.

Agustus 2, 2012

 

Assalaamu’alaikum. MENERUSKAN PENYEDIAAN SALURAN BANTUAN UNTUK MUSLIM ROHINGYA YANG DIBUNUHI-DIUSIRI KOMPLOTAN KAUM DI MYANMAR.

http://​www.actforhumanity.or.id/site/​home LET’S HELP ROHINGYA SAVE ROHINGYA

ACT menerima donasi untuk membantu pengungsi Muslim Rohingya. Rek. Bantu Rohingya a/n Aksi Cepat Tanggap (ACT):

Bank Syariah Mandiri: 10 1000 5557  Bank Permata Syariah: 0970 6130 48  Bank Mandiri: 128 000 4723 620  BCA: 6760 3008 60

Atau dapat menghubungi             021-7414482        Al Quran Surat Al Fath ayat 29:

Muhammad itu adalah utusan Allah dan orang-orang yang bersama dengan dia adalah tegas terhadap orang-orang kafir, tetapi berkasih sayang sesama mereka. Kamu lihat mereka ruku’ dan sujud mencari karunia Allah dan keridhaan-Nya, tanda-tanda mereka tampak pada muka mereka dari bekas sujud. Demikianlah sifat-sifat mereka dalam Taurat dan sifat-sifat mereka dalam Injil, yaitu seperti tanaman yang mengeluarkan tunasnya maka tunas itu menjadikan tanaman itu kuat lalu menjadi besarlah dia dan tegak lurus di atas pokoknya; tanaman itu menyenangkan hati penanam-penanamnya karena Allah hendak menjengkelkan hati orang-orang kafir (dengan kekuatan orang-orang mu’min). Allah menjanjikan kepada orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal yang saleh di antara mereka ampunan dan pahala yang besar.

Hadits riwayat Ibnu Abbas rodhiollohu ‘anhu, ia berkata:

Rosululloh – shollollohu ‘alaihi wasallam – adalah orang yang paling dermawan dalam hal kebaikan. Beliau lebih dermawan lagi pada bulan Ramadhan. Sesungguhnya malaikat Jibril ‘alaihis salaam bertemu dengan beliau setiap tahun pada bulan Ramadhan sampai selesai. Rosululloh – shollollohu ‘alaihi wasallam – membaca Alquran di hadapannya. Saat Rsululloh – shollollohu ‘alaihi wasallam – bertemu dengan malaikat Jibril, maka beliau adalah orang yang paling dermawan dalam hal kebaikan melebihi angin yang berhembus.

(Shahih Muslim No.4268)   Dari Abu Hurairah rodhiallohu ‘anhu, Nabi shollollohu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Barang siapa melepaskan seorang mu’min (beriman) dari kesusahan hidup di dunia, niscaya Alloh akan melepaskan darinya kesusahan di hari Kiamat, barang siapa memudahkan urusan (mu’min) yang sulit niscaya Alloh akan memudahkan urusannya di dunia dan akhirat. Barang siapa menutup aib seorang muslim, maka Alloh akan menutup aibnya di dunia dan akhirat. Alloh akan menolong seorang hamba, selama hamba itu senantiasa menolong saudaranya.”

(Hadits dengan redaksi seperti ini diriwayatkan oleh Muslim dan juga adalah hadits ketigapuluh enam dari Kitab Hadits Arba’in an Nawawi)   Al Quran Surat Al Baqarah ayat 261 (2:261): Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.   Dari Ibnu Abbas rodhiyollohu ‘anhu dari Rosulullah sholollohu ‘alaihi wasallam, beliau bersabda menyampaikan apa yang diterimanya dari Tuhannya Alloh ‘azza wa jalla:

Dia berfirman, “Sesungguhnya Alloh mencatat semua amal kebaikan dan keburukan”.  Kemudian Dia menjelaskan. “Maka barang siapa telah berniat untuk berbuat suatu kebaikan, tetapi tidak melakukannya, maka Alloh mencatatnya sebagai satu amal kebaikan. Jika ia berniat baik lalu ia melakukannya, maka Alloh mencatatnya berupa sepuluh (10) kebaikan sampai tujuh ratus (700) kali lipat, bahkan masih dilipatgandakan lagi. Dan barang siapa berniat amal keburukan namun tidak melakukannya, Alloh akan mencatatnya sebagai amal kebaikan yang utuh, dan bila ia berniat dan melakukannya, maka Alloh mencatatnya sebagai satu (1) amal keburukan.”

(HR. Bukhori dan Muslim dalam kedua kitab Shahih-nya dengan redaksi tersebut dan juga adalah hadits ketigapuluh tujuh dari Kitab Hadits Arba’in an Nawawi)   “Tiap muslim wajib bershodaqoh (bersedekah).” Para sahabat bertanya, “Bagaimana kalau dia tidak memiliki sesuatu?” Nabi – shollollohu ‘alaihi wasallam – menjawab, “Bekerja dengan ketrampilan tangannya untuk kemanfaatan bagi dirinya lalu bershodaqoh.” Mereka bertanya lagi. Bagaimana kalau dia tidak mampu?” Nabi – shollollohu ‘alaihi wasallam – menjawab: “Menolong orang yang membutuhkan yang sedang teraniaya” Mereka bertanya: “Bagaimana kalau dia tidak melakukannya?” Nabi – shollollohu ‘alaihi wasallam – menjawab: “Menyuruh berbuat ma’ruf (yang baik).“ Mereka bertanya: “Bagaimana kalau dia tidak melakukannya?” Nabi – shollollohu ‘alaihi wasallam – menjawab, “Mencegah diri dari berbuat kejahatan itulah shodaqoh.”

(HR. Bukhari dan Muslim)   “Barangsiapa ingin agar do’anya terkabul dan kesulitan-kesulitannya teratasi hendaklah dia menolong orang yang dalam kesempitan.” (HR. Ahmad)   “Tidak ada iri hati kecuali terhadap dua perkara, yakni seorang yang diberi Allah harta lalu dia belanjakan pada sasaran yang benar, dan seorang diberi Allah ilmu dan kebijaksaan lalu dia melaksanakan dan mengajarkannya.” (HR. Bukhari)

 

ACT – Aksi Cepat Tanggap :: Care for Humanity – Home Site

 

Iklan
No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: