Lanjut ke konten

DIALOG ISLAM – KRISTEN : FAKTA SCIENCE ANTARA AL QUR’AN & ALKITAB

April 7, 2010

Pemikiran Barat saat ini berada di antara konflik antara agama dan sains.
Hampir bisa dikatakan mustahil bagi seorang pemikir Barat saat ini untuk menerima fakta bahwa ada daerah pertemuan antara agama dan sains. Bible yang dipercaya oleh orang-orang Kristen menyatakan bahwa pohon terlarang yang dimakan oleh Nabi Adam as adalah pohon pengetahuan. Sehingga setelah dia memakannya, dia memperoleh pengetahuan yang pasti yang tidak pernah dimiliki sebelumnya. Dengan alasan ini, Negara Eropa menghabiskan waktu dua abad memperdebatkan apakah mereka akan menerima pengetahuan ilmiah (sains) yang datang dari para ilmuwan Muslim ataukah tidak.

Gereja menetapkan bahwa perburuan terhadap pengetahuan ilmiah semacam itu adalah penyebab adanya ‘dosa awal’. Keuskupan menunjukkan bukti dari Perjanjian Lama (Old Testament/Torah/Taurat), di mana disebutkan bahwa ketika Adam memakan pohon itu dan memperoleh pengetahuan, Allah tidak senang terhadapnya dan menolak untuk memberikan ampun. Oleh karena itu, pengetahuan ilmiah secara keseluruhan dianggap sebagai sesuatu yang tabu oleh Gereja.

Akhirnya, ketika pemikir-pemikir bebas dan para ilmuwan Barat bisa mengalahkan kekuasaan Gereja, mereka membalas dendam dengan cara yang berlawanan dan berusaha mengurangi kekuatan agama. Mereka berupaya dengan segala cara yang memungkinkan untuk mengatasi kekuasaan Gereja dan mengurangi pengaruhnya sehingga kekuasaannya ditekan dan disudutkan ke tempat yang sesempit mungkin.

Karenanya, jika Anda ingin berdiskusi tentang agama dan sains dengan orang Barat, mereka akan merasa sangat heran. Mereka belum mengetahui Islam yang sebenarnya. Mereka tidak mengetahui bahwa Islam memberikan status yang sangat tinggi terhadap ilmu pengetahuan dan orang-orang yang berilmu, menghargai mereka sebagai saksi-saksi, setelah para malaikat, akan fakta bahwa tidak ada Tuhan selain Allah, sebagaimana Allah sendiri telah mengatakan kepada kita dalam Al-Quran:
Allah menyatakan bahwasanya tidak ada Ilah (yang berhak disembah) melainkan Dia, Yang menegakkan keadilan. Para Malaikat dan orang-orang yang berilmu (juga menyatakan yang demikian itu). (Quran 3:18)
Dan Allah, Yang Maha Mulia dan Maha Agung telah memberitahu kita:
Maka ketahuilah, bahwa tidak ada Ilah (Yang Haq) melainkan Allah. (Quran 47:19)
Telah diketahui dari Al-Quran bahwa Adam as telah dianugerahi kelebihan dari para malaikat dengan keahliannya terhadap ilmu pengetahuan yang telah diberikan kepadanya oleh Allah. Cerita Al-Quran berlawanan dengan apa yang ada dalam Bible yang menurut kepercayaan Muslim telah diubah dari aslinya. Menurut Al-Quran, kenyataan bahwa Adam dianugerahi pengetahuan adalah suatu tanda kehormatan, dan bukan merupakan penyebab terusirnya Adam dari surga. Oleh karena itu, jika seseorang mendiskusikan Islam dan sains dengan pemikir-pemikir Barat, mereka cenderung mengharapkan dalih atau alasan yang sama dengan apa yang mereka ketahui dari kultur agama mereka sendiri [mayoritas Kristen, pent.]. Inilah sebabnya mengapa mereka sangat terkejut ketika ditunjukkan fakta-fakta dari Al-Quran dan Sunnah yang sangat jelas kepada mereka

Diantara mereka yang terkejut adalah Dr. Joe Leigh Simpson, Ketua Departemen Kandungan dan Gineakologi, Profesor Mulekuler dan Genetika Manusia di Baylor College of Medicine, Houston. Ketika kami pertama kali bertemu dengan dia, Profesor Simpson bersikeras untuk membuktian kebenaran Al-Quran dan Sunnah. Akhirnya kami berhasil menghilangkan kecurigaan dia. Kami menunjukkan kepadanya teks yang menyatakan tentang perkembangan embrio. Kami membuktikan kepadanya bahwa Al-Quran menginformasikan kepada kita bahwa sifat bawaan keturunan (hereditery) dan kromosom (bagian sel yang membawa sifat keturunan) yang membuat individu baru terjadi hanya setelah terjadi penggabungan antara sperma (cairan kental yang keluar dari laki-laki pada saat persetubuhan) dan ovum (indung telur pada wanita). Sebagaimana kita ketahui, kromosom-kromosom ini membawa semua sifat-sifat yang diwarisi oleh individu baru, antara lain: warna mata, kulit, rambut, dan sebagainya.

Demikianlah, rincian detail sifat turunan manusia ditentukan oleh kromosom-kromosom yang dimilikinya. Kromosom-kromosom ini mulai dibentuk pada tahap awal nutfah dari perkembangan embrio. Dengan kata lain, ciri-ciri yang membedakan individu baru ditentukan pada tahap paling awal dari tahap nutfah. Allah Yang Maha Mulia dan Maha Agung telah menyatakan fakta ini dalam Al-Quran:
Binasalah manusia; alangkah amat sangat kekafirannya. Dari apakah Allah menciptakannya. Dari nutfah (setetes mani), Allah menciptakannya lalu menentukannya. (Quran 80:17-19)

Selama 40 hari pertama dari masa kehamilan, seluruh anggota badan dan organ tubuh telah terbentuk dengan lengkap secara berurutan. Bahwa organ-organ mulai dibentuk, disusun, dan janin kelihatan terbalik. Nabi Muhammad saw telah menginformasikan kepada kita dalam sebuah hadits:
Dalam setiap diri kalian, semua komponen-komponen pembentukan kalian dikumpulkan bersama dalam rahim ibumu selama 40 hari. (Hadits Sahih riwayat Muslim dan Bukhari)

Dalam hadits yang lain, Nabi Muhammad saw bersabda: Ketika nutfah (tetesan mani) telah lewat masa empat puluh dua malam, Allah mengirimkan seorang malaikat kepadanya, kemudian membentuknya, membuat telinga, mata, kulit, daging dan tulang-tulangnya. Kemudian berkata, ‘Ya Tuhan, apakah dia laki-laki ataukah perempuan?’ dan Tuhan kamu memutuskan apa yang dikehendaki-Nya. (Muslim).

Profesor Simpson mempelajari kedua hadits ini dengan sungguh-sungguh, menyatakan bahwa pada awal 40 hari terlihat sebuah perbedaan yang jelas dalam tahap embriogenesis. Dia sangat terkesan dengan ketepatan dan keakuratan hadits-hadits tersebut. Kemudian pada salah satu dari konferensi yang dihadirinya, dia memberikan pendapat sebagai berikut: “Kedua hadits yang telah disebutkan itu bisa memberi kita tabel waktu yang terperinci untuk tahap utama dalam perkembangan embrio sebelum 40 hari. Sekali lagi, telah dinyatakan berulang-ulang oleh pembicara-pembicara lain pagi ini bahwa hadits-hadits ini tidak mungkin diperoleh atas dasar pengetahuan ilmiah yang tersedia pada saat hadits ini dicatat.”

Profesor Simpson mengatakan bahwa agama bisa berhasil membimbing kepada jalan yang benar untuk memperoleh pengetahuan. Barat, sebagaimana telah dikatakan sebelumnya, menolak fakta ini. Inilah seorang ilmuwan Amerika yang mengatakan bahwa agama, sebut saja: Islam, berhasil meraih predikat ini dengan gemilang. Dengan analogi, jika Anda pergi ke sebuah pabrik dan mempunyai panduan operasi (operation manual) pabrik tersebut, maka Anda akan bisa dengan mudah memahami ragam operasi yang terjadi pada pabrik tersebut, terima kasih untuk panduan yang dibuat oleh pendesain dan pembangun pabrik. Jika Anda tidak memiliki buku panduan tersebut, maka sangat mungkin Anda akan mengalami banyak kesulitan dalam memahami berbagai macam proses yang terjadi di sana.

Profesor Simpson mengatakan: “Menurut saya, bukan hanya merupakan suatu kenyataan bahwa tidak ada perbedaan antara teori genetika dan agama, bahkan, pada kenyataannya, agama bisa membimbing sains dengan menambahkan wahyu kepada beberapa pendekatan ilmiah secara tradisional. Bahwa ada pernyataan-pernyataan dalam Al-Quran yang dapat ditunjukkan dengan tepat oleh pengetahuan ilmiah, yang mendukung pernyataan bahwa pengetahuan dalam Al-Quran diturunkan oleh Allah.”

Hal ini adalah sesuatu yang benar. Tentu saja, Muslim bisa menjadi pelopor untuk menemukan pengetahuan baru dan mereka bisa menyesuaikan pengetahuan yang diperoleh menuju ke tempat yang semestinya. Lebih jauh lagi, Muslim mengetahui bagaimana menggunakan pengetahuan sebagai bukti akan keberadaan Allah Yang Maha Mulia dan Maha Agung, dan untuk menegaskan tentang kebenaran Kerasulan Muhammad saw.

Allah berfirman dalam Al-Quran:
‘Kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda (kekuasaan) Kami di segenap ufuk dan pada diri mereka sendiri, sehingga jelaslah bagi mereka bahwa Al-Quran itu benar. Dan apakah Tuhanmu tidak cukup (bagi kamu) bahwa sesungguhnya Dia menyaksikan segala sesuatu?’ (Quran 41:53)

Setelah menyadari dengan melihat contoh-contoh keajaiban ilmiah yang ada dalam Al-Quran dan setelah mengetahui komentar-komentar yang berkaitan dengannya dari para ilmuwan yang obyektif, mari kita tanyakan diri kita sendiri pertanyaan-pertanyaan berikut:

Apakah hal ini hanyalah suatu kebetulan belaka bahwa semua temuan mutakhir yang dihimpun dari berbagai sumber ini ternyata telah disebutkan dalam Al-Quran yang diturunkan 14 abad yang lalu?
Dapatkah Al-Quran ini dibuat oleh Muhammad saw atau oleh manusia lain?
Satu-satunya jawaban yang mungkin untuk pertanyaan-pertanyaan ini adalah ‘Al-Quran ini pastilah firman Allah yang diturunkan-Nya’. Al-Quran adalah firman Allah yang diturunkan kepada Utusan-Nya, Nabi Muhammad saw melalui Malaikat Jibril. Al-Quran dihafalkan oleh Muhammad saw yang kemudian didiktekan kepada sahabat-sahabatnya. Kemudian, mereka menghafalkannya juga, menuliskannya kembali dan selalu memeriksa ulang bacaannya bersama Nabi Muhammad saw.

Lebih jauh lagi, Nabi Muhammad saw selalu memeriksa ulang Al-Quran dengan Malaikat Jibril sekali setiap Bulan Ramadhan dan dilakukan dua kali pada akhir tahun kenabiannya pada kalendar Islam yang sama. Semenjak Al-Quran diturunkan sampai sekarang, masih banyak jumlah Muslim yang selalu menghafalkan keseluruhan isi Al-Quran, huruf demi huruf. Beberapa diantara mereka bahkan telah hafal Al-Quran pada umur 10 tahun! Sehingga tidak mengherankan ketika kita menyatakan bahwa tidak satu huruf pun dari Al-Quran ini telah diubah selama berabad-abad lamanya hingga sekarang.

Al-Quran, yang diturunkan 14 abad yang lalu menyatakan fakta-fakta yang hanya bisa ditemukan dan dibuktikan secara ilmiah oleh para ilmuwan baru-baru ini saja. Hal ini membuktikan bahwa Al-Quran adalah firman Allah yang asli, yang diturunkan kepada Nabi Muhammad saw dan dengan demikian juga membuktikan bahwa Muhammad saw sesungguhnya adalah seorang Utusan dan Nabi yang dikirim oleh Allah. Adalah di luar jangkauan akal bahwa seorang manusia biasa seribu empat ratus tahun yang lalu bisa mengetahui fakta-fakta yang baru bisa ditemukan dan dibuktikan dengan peralatan-peralatan yang maju dan metoda-metoda yang rumit dan canggih seperti saat ini.

About these ads
14 Komentar leave one →
  1. Abraham Amrullah permalink
    April 15, 2010 3:16 am

    subhanallah…maha suci ALLAH yg dengan kekuasaa-NYA telah menurunkan Mukjizat ilmu yang tidak terbatas ruang dan waktu..terima kasih kpd pembuat blog ini, semoga hidayah dan ilmu yang bermanfaat melimpah kpd kita semua…amin

    • April 15, 2010 5:37 am

      Sukron… Terimakasih saudara Abraham atas komentarnya semoga bermanfaat dan dapat memberikan hidayah bagi yang membaca nya….

  2. arsy permalink
    April 17, 2010 10:35 pm

    QUR’AN TERBUKTI MASIH SUCI,ALKITAB CHRISTIAN TERBUKTI TAK SUCI

    السلام عليكم . بِسْــــمِ ﷲِالرَّحْمَنِ الرَّحِيم.لا إله إلاَّ الله.محمد رسو ل الله
    الحمد لله رب العا لمين. الصلاة و السلام على رسو ل الله.اما بعد

    Ada 1 soalan,,, Mengapa ISLAM mengharamkan babi?
    Mengapa kebanyakan christian makan babi?

    Sy yakin ada member yg bertanya… MENGAPA TERKADANG SY GUNA AYAT ALKITAB CHRISTIAN???

    Saya bagi sikit contoh sahaja…
    Jika sy cakap pada ummat christian: Hai umat christian, babi itu haram, tak boleh dimakan, KERANA DALAM QUR’AN TERTULIS AYAT INI & AYAT ITU…

    Tentu umat christian tak kan percaya kerana ayat yg diguna ialah dari Qur’an sedang mereka tak nak percaye pada Qur’an…

    tapi jika sy cakap: Hai umat christian, babi itu haram, tak boleh dimakan, kerana dalam kitab awak IMAMAT 11:7 pun memang tertulis haram… Tapi ayatnya telah dirubah dari masa ke masa, ini buktinya:

    IMAMAT 11:7
    1928 Babi haram
    1962 Babi haram
    1971 Babi haram
    1979 Babi HUTAN HARAM???? Telah diubah manusia…
    1985 Babi haram
    1990 Babi haram
    2006 Babi HUTAN HARAM???? Telah diubah manusia…

    Jadi jika ada umat christiani bilang kalau yg haram itu babi hutan, tapi babi ternakan tak haram, maka itu tak betul kerana BUKTI NYATA ayat yg lalu mengatakan yg haram itu ialah BABI. Jadi segala jenis babi itu haram.

    Dan dalam Qur’an jelas babi tertulis haram,tak perlu banyak penjelasan, sejak awal sampai kiamat, sudah tertulis Qur’an tak akan berubah.

    Jadi,,, 1 bukti lagi… ISLAM TERBUKTI BENAR!
    Alkitab Christian terbukti tak lah suci lagi

  3. adi permalink
    Mei 25, 2010 4:54 am

    Baca dan pahami dulu alquran, nabi2 yg disebutkan dalam alquran adalah keturunan orang yahudi, dan bukan keturunan arab!! klo ente brkata babi i2 haram, trus siapa yg menciptakan babi yg haram itu??

  4. rahmad permalink
    Juni 17, 2010 2:26 pm

    dunia cuma persinggahan untuk menyiapkan bekal…tapi yang terlena disana bakal kesulitan ketika sampai ditujuan. Ilmu pengetahuan juga salah satu bekal, dimana pencari ilmu mendpat pahala yang berlimpah dan diampuni dosanya. dalam islam ILMU YG DIAMALKAN DIBAWA MATI, bukan harta bukan jabatan

  5. firA permalink
    Juli 29, 2010 5:12 am

    di dalam alkitab aja Yesus katanya pernah membunuh banyak babi untuk mengusir setan…jadi dalam babi itu ada setannya…..

  6. Agustus 2, 2010 3:21 am

    subhanallah…

  7. Darbawi permalink
    Agustus 2, 2010 7:03 am

    Islama agama yg suci,wajar mengharamkan yg nacis.

  8. rado permalink
    Januari 8, 2011 8:13 am

    islam agama yang suci….riwayat nabi nuh….yang bisa menerima akan ditampung dibahtera..yang sombong akan ditinggal….allah swt yang akan memberikan bukti..

  9. dani permalink
    Mei 11, 2011 2:11 pm

    babi hutan………… Bdoh…………… Islam atau kristen yg bnar klian hanya bisa dgn bangga membuktikanya kalau udah kiamat….. Jd ajaran kalian blum 100 psen bnar

  10. Mei 17, 2011 12:57 pm

    terxata bnxak yg membenci agama kristen. . ‘buat apa membenci agama lain kalau belum paham agama sndri, . . Ngakuxa kitab suci agama mreka benar tetapi . . ‘mengapa hanxa dalam 1 bahasa saja. . .
    Apa kata dunia . . .

    • Faiz permalink
      Juni 29, 2011 11:58 am

      kliatan bodoh dan kurang sekali pengetahuan yang komen ni…

  11. abraham permalink
    Juni 17, 2011 3:24 am

    kalau umat islam merasa agamanya benar maka ia tidak akan merndahkan kepercayaan orang lain. jika ia mencari kelemahan agama lain berarti ia tidak yakin 100% dgn kepercayaannya sendiri dan berusaha menutupi kekurangan agama itu sendiri.
    masak seorang nabi Muhammad yang katanya menjadi panutan punya istri seratus ampe anak remaja juga diembat! alamak ganas kali tu manusia.

  12. Aji NS permalink
    Juli 14, 2011 11:06 am

    @adi = Allah menciptakan segala sesuatu (tidak terkecuali) termasuk yang anda makan itu, Allah itu baik agar manusia tidak terkena penyakit. Kalau pendapat anda begitu, maka anda mungkin sudah terbiasa makan apa saja mungkin darah sekalipun. bukan main….

    @abraham= Islam tidak mencari kelemahan, tetapi ingin meluruskan kejalan yang baik. karena Islam hadir untuk menyempurnakan dari pada agama-agama manusia sebelumnya yang belum sempurna.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 717 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: